Resensi Karya Fotografi Fajar Kristianto

  

Pada dasarnya fotografi adalah kombinasi antara imajinasi dengan desain visual, keterampilan, dan kemampuan pengorganisasian praktis. (Michael Langford)

Fotografi bukan hanya menangkap gambar semata, namun juga menangkap objekobjek yang ada di dalamnya agar bisa mencapai nilai seni yang baru. Fotografi adalah suatu proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka cahaya.

Prinsip dari fotografi itu sendiri adalah memfokuskan cahaya dengan bantuan pembiasan sehingga mampu membakar medium penangkap cahaya. Medium yang telah dibakar dengan ukuran luminitas cahaya yang tepat akan menghasilkan bayangan yang identik dengan cahaya yang memasuki medium pembiasan (lensa). Dari banyaknya foto yang pernah dilihat, setiap foto memiliki fokus yang berbeda-beda. Perbedaan fokus itulah yang membuat seni fotografi ini memiliki banyak jenis di dalamnya.

          Kali ini saya akan mempresentasikan beberapa karya seorang fotografer berasal dari Depok yang bernama Fajar Kristianto. Beliau memenangkan dua kategori sekaligus dalam ajang Sony World Photography Awards 2018 (SWPA). Dengan karyanya yang berjudul The Highest Platform. 

SWPA digelar sejak 2007 oleh World Photography Organisation. Untuk episode 2018, panitia menerima 320.000 foto kiriman fotografer yang berdomisili di lebih dari 200 negara. Tahun ini, juri yang terlibat antara lain Mike Trow, Redaktur Foto British Vogue; Naomi Cass,Direktur Centre for Contemporary Photography, Australia; serta Philip Tinari, Direktur Ullens Center for Contemporary Art, Tiongkok.

SWPA menawarkan empat kategori: Professional, Youth (usia 12-19 tahun), Student Focus (mahasiswa jurusan fotografi), serta Open yang terbagi dalam 10 sub-kategori seperti Architecture, Culture, dan Motion. Seluruh kontestan kategori Open otomatis berlaga di National Award, yakni penghargaan foto terbaik berdasarkan negara peserta.


The Highest Platform, karya foto Fajar Kristianto yang menjadi juara kategori Open Motion dan Indonesia National Award. 

Foto karya Fajar tersebut menampilkan seorang atlet yang melompat dari platform tertinggi Stadion Akuatik di kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta. Tepatnya pada saat  merayakan pergelaran Asian Games 2018 lalu, di Jakarta dan Palembang.  

Atas prestasinya, The Highest Platform akan dimuat dalam buku berisi seluruh foto pemenang SWPA, serta dipamerkan dalam Sony World Photography Awards Exhibition di London dari 20 April-6 Mei 2018. 

Fajar kristianto pun kerap mengunggah karya-karyanya di laman Instagram (@fajarkris). Berikut beberapa karya fotografi yang beliau unggah di laman instagramnya.  


Foto ini beliau ambil saat ia berada di tambang Grasberg, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Yang ia ambil menggunakan kamera Sony A7RIII, dengan menggunakan lensa Sony SEL 24-70 F/2.1 GM.


           Foto yang satu ini adalah karya fotografi panggung yang di potret oleh Fajar Kristianto. Ia mengambil foto ini di Sumber Cipta Ballet dengan tema pandemic theme dance. Di potret menggunakan kamera Sony A7RIII, dengan menggunakan lensa Sony SEL 24-70 F/2.1 GM.


Yang berikut ini  ia berikan judul Market stock. Foto ini berlokasi di pasar senen, Jakarta.



          Foto terakhir ini Fajar potret di Tembaga Pura, Papua. Yang beliau beri nama, Heavy Equiqment Access Traill. Di balik potret ini ada sebuah kisah yaitu, sebuah truck yang kesulitan untuk mengantar barang.

 



 





Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama