Mitos Pohon Jodoh Kebun Raya Bogor


Udara sejuk menyapa, membelai kulit dengan lembut. Aroma tanah basah dan dedaunan memenuhi rongga hidung. Tetesan air dari pepohonan rindang sesekali berjatuhan, sisa hujan yang baru berlalu. Bogor, kota hujan ini selalu memiliki cara untuk membuai hati. Ketika hujan turun, suasana yang tercipta seolah kembali ke masa lalu, saat kota ini dikenal dengan nama Buitenzorg, sebuah tempat yang menenangkan.

Di jantung kota yang kian bising, berdiri taman botani nan luas bernama Kebun Raya, sebuah oase hijau yang meneduhkan. Pohon-pohon rindang menjulang tinggi, serta beragam flora langka ada di dalamnya. Sejak didirikan pada tahun 1817, kebun raya ini telah menyimpan segudang kisah dan mitos yang menjadi daya tarik tersendiri. Salah satunya adalah mitos yang melekat pada pohon jodoh. Konon katanya, jika sepasang kekasih datang kesana, hubungan mereka akan langgeng hingga maut memisahkan.

Mitos ini bermula dari kisah sepasang kekasih yang dulu bercengkrama di bawah pohon jodoh. Cinta mereka tumbuh subur, seiring dengan akar pohon yang semakin menguat. Hingga di kemudian hari, mereka berdua akhirnya mengikat janji suci di pelaminan dan tidak terpisahkan hingga akhir hayat mereka. Mitos ini juga dikaitkan dengan makam Ratu Galuh, letaknya tidak jauh dari pohon jodoh. Makam istri Prabu Siliwangi itu konon punya kekuatan untuk menarik jodoh.

Pohon jodoh, dua pohon kembar namun berbeda jenis tanaman ini tumbuh berdampingan sejak tahun 1866. Pohon yang termasuk langka dan dilindungi ini tampak seperti pasangan yang tidak mau terpisahkan. Keduanya diibaratkan wanita dan pria. Pohon ara ratu yang berwarna putih diibaratkan sebagai pohon wanita. Sementara pohon meranti tembaga yang berwarna hitam diibaratkan sebagai pohon pria. Selain karna mitosnya, kedua pohon ini disebut pohon jodoh karena perawakannya yang mirip, seakan saling melengkapi.

Meski hanya sebuah mitos, kisah pohon jodoh telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari sejarah Kebun Raya Bogor. Pohon ara ratu dan meranti bagai saksi bisu, menyaksikan berjuta kisah cinta bersemi dibawah naungannya. Mereka datang dengan harap mitos yang ada menjadi doa baik untuk hubungan mereka. 


 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama